unitedbet88

Tampilkan postingan dengan label penantian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penantian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Oktober 2016

Percakapan Sepasang Kekasih Romantis Menyentuh Hati

Percakapan Sepasang Kekasih Romantis Menyentuh Hati. Kali ini kami ingin update tentang percakapan sepasang kekasih yang ceritanya bisa menginspirasi kita semua nih yang memiliki kekasih, karna apa? yaa memang bagus ceritanya walaupun cuma percakapan singkat tapi ngena banget ko.. Mau tau gimana percakapannya langsung aja baca nih dibawah ini...























 Percakapan Sepasang Kekasih Romantis 

Kevin : sayang?

Jesica : apa ?

Kevin : kamu lagi apa ?

Jesica : lagi kangen kamu cry emotikon :'(

Kevin : hmmz. Aku boleh tanya sesuatu gak?

Jesica : boleh
Kevin : kamu beneran sayang sma aku?

Jesica : yah sayanglah klo gak sayang ga mungkin
kangen hihi.

Kevin : hmmz. Klo misalkan aku gak kasih kabar selama
5 tahun apa kamu bakal anggap hubungan kita berakhir?

Jesica : engga akan. Tpi emang kamu mau kemana?

Kevin : kamu gak perlu tau. Inget satu hal ini yah'aku
selalu sayang kamu'

Jesica : jawab dulu ikhh :'(

Kevin : (ga di bales)
Jesica : sayang

Kevin : (ga di blz)..5 tahun telah berlalu cowo itu
mendatangi rumah pacarnya.
Tpi yg dia temuin adalah orang lain.
Ternyata cewe itu sudah pindah rumah. Lalu cowo itu
mencari kesana kemari alamat pacarnya itu tpi ga ketemu
Akhirnya memutuskan untuk kembali ke kantornya
sesampainya di sana dia duduk di sebuah kursi dan
membelakangi meja dan menghadap ke kaca jendela.

Sekertaris: tuan muda? (suara dari belakang)

Kevin : ada apa?(tanpa melihatnya)

Sekertaris: ada seorang gadis ingin interview dengan anda?

Kevin : biarkan dia masuk!

Sekertaris: baik.

Jesica : maaf. Tuan muda saya mau melamar kerja Disini.

Kevin: (aku seperti mengenal suara ini) dalam hati bicara.

Kevin : di sini tidak ada lowongan pekerjaan. Tpi klo di
rumah saya sedang di butuhkan seorang permaisuri,
(sambil memutar kursi dan melihat perempuan itu)

Jesica : (menangis) kamu kemana aja?

Kevin : 5 tahun ini aku pergi karna aku ingin mencari ini
untuk membuat kamu bahagia apa kamu masih
mencintai aku?

Jesica : aku selalu mencintai kamu dan menunggumu
untuk pulang.

Kevin : aku pun begitu?

Jesica : apa aku bisa bekerja untuk membangun hubungan
cinta kita yg tertunda ini.

Kevin : tentu sayang!! Mereka pun berpelukan cukup
lama melepas rindu.

# Setia itu bukan harus selalu kasih kabar atau lainnya tpi
setia itu tau hatinya milik siapa?

Sabtu, 22 Oktober 2016

Penantian yang berakhir bahagia

Cerita tentang cinta ini diambil dari kisah nyata seseorang, seseorang yang sedang memasuki sekolah kejuruan. Rizki, dia adalah seorang anak yang baru masuk ke salah satu SMK di Bandung. Pintar, cerdas, tampan, dan baik hati, begitu orang memandanganya.

Namun yang paling diketahui semua orang yang ada di SMK tersebut Rizki adalah seseorang yang pendiam. Banyak wanita yang mencoba mendekati Rizki untuk berpacaran tetapi dia tidak membuka hatinya untuk seorangpun. Rizki juga menjadi anggota osis di sekolahnya itu. Meskipun dia pendiam, tetapi dia memiliki keinginan untuk belajar menjadi seorang pemimpin.























Tahun pertama di sekolah, Rizki tidak mengalami hal yang istimewa. Hanya belajar dan belajar yang dia lakukan setiap hari. Memasuki kelas 2 di SMK tersebut, Rizki terpilih menjadi salah satu anggota
panitia penerima tamu karena di sekolahnya akan kedatangan sekolah lain yang mengadakan studi banding ke sekolahnya itu.

Sekolah yang mengadakan studi banding itu berasal dari luar kota tepatnya dari Jakarta. Saat itulah terjadi hal yang mengesankan bagi Rizki, dia bertemu dengan salah satu gadis yang datang ke sekolahnya itu. Linda adalah gadis yang berkarakter sama dengan Rizki, pada awalnya mereka saling bersapa. Beberapa hari dijalani, Rizki mendekati Linda apabila Linda sedang jauh,

begitupun sebaliknya Linda mendekati Rizki jika dia sedang jauh. Semua murid dan guru yang ada di SMK tersebut sudah tahu Rizki dan Linda sedang dekat karena gosip cepat menyebar melihat Rizki yang dulunya pendiam menjadi periang dan yang dulunya tidak dekat perempuan sekarang sering mendekati. Rizki dan Linda saling menyukai, semua kesamaan pada diri mereka dan di setiap obrolan mereka sangat nyambung.

Rizki dan Linda juga sebelumnya belum pernah memiliki hubungan cinta bersama orang lain, sehingga keduanya merupakan cinta pertama. Mereka berdua merasa nyaman menjalani kedekatan tersebut,

hingga pada akhirnya studi banding selesai dan Linda harus kembali ke Jakarta. Rizki dan Linda sangking asyiknya menjalani kedekatan tersebut sampai lupa meminta kontak atau alamat. Rizki menyesal karena lupa meminta kontak Linda, diapun tidak mengetahui alamat Linda.

Hari demi hari Rizki lalui kembali tanpa Linda, minggu silih berganti dan Rizki tetap merasakan penyesalan. Dia tidak mampu melakukan apapun kecuali menyesali semuanya. Sikapnya yang pendiam kini kembali kepadanya, dan dia tidak berani bertanya-tanya terhadap siapapun untuk mencari informasi.

Hingga pada suatu hari Rizki di panggil oleh wali kelasnya yang galak. Rizki deg-degan karena dia tidak tahu kesalahan apa yang telah dia lakukan. Rasa takut mulai menghampirinya, sebab sebelumnya Rizki belum pernah dipanggil oleh wali kelasnya yang terkenal galak itu. Dia masuk ke ruangan guru,

lalu wali kelasnya mengajak Rizki ke ruang BP. Rasa deg-degan Rizki semakin meninggi setelah gurunya itu mengajaknya ke ruang BP. Sampai di ruang BP, gurunya itu tidak marah sama sekali, malahan dia tersenyum dan memberikan sebuah surat terhadap Rizki. Ternyata surat itu adalah surat dari Linda yang dititipkan kepada sekolah Rizki untuk Rizki. Dari surat tersebut terdapat alamat lengkap Linda serta kontak Linda.

Rizki kembali semangat mengejar cinta pertamanya itu, dan wali kelasnya itu menasihati Rizki dia berkata “Pacaran boleh, tetapi kamu harus tetap giat belajar”.

Selama dua tahun Rizki dan Linda berkomunikasi lewat HP. Kini Rizki sudah lulus dan memiliki pekerjaan yang bisa dibilang cukup besar gajinya. Disaat ada libur panjang, tibalah saatnya Rizki untuk pergi ke Jakarta menemui kembali cinta pertamanya itu.

Rizki datang dengan penuh keramahan terhadap orang tua Linda. Sopan dan santun yang dimiliki Rizki membuat orang tua Linda begitu yakin terhadap Rizki. 3 hari di rumah Linda dan Rizki kembali pulang. Setelah itu Rizki mulai menabung untuk melamar Linda. Dua tahun kemudian akhirnya mereka menikah dengan bahagia.