unitedbet88

Tampilkan postingan dengan label sedih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sedih. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Januari 2017

Cerita Cinta - Cintaku Jadi Kenyataan

Sekilas saya mendengar, nama itu sering terdengar di kuping saya, tampang nya sering saya lihat di hadapan saya, dia pria ganteng yang mempunyai gaya keren, dia dapat membuat saya terpukau, senyumannya indah, matanya yang bagus sekali, dapat membuat banyak cewek jatuh hati padanya dan ingin mendekatinya sampai melekat di dalam di setiap hati perempuan,























(wany) itu sebuah nama yang bagus enak di dengar dan gampan di untuk mengingatnya, nyatanya dia itu adalah seorang pria sepeti 1001 wibawa maka bisa membuat perempunan jatuh hati padanya, seperti saya, akan tetapi, dia orang nya sangat pendiam sekali, dia sangat apatis tapi kangenin, itu yang bisa menjadi ingin lebih tahu dan berkata-kata, dan saat itu saya pergi jalan keluar, saya berbisik pada angin, saya sangat memuja-muja dirinya,

Akan tetapi tidak tercapai keinginan saya. Bagaikan seperti pemberitahuan kalau wany  itu layak keinginan tapi tidak dapat saya di raih, hari terus belalu dan sampai pada suatu saat muka ganteng itu tidak kelihatan lagi di hadapan saya dan namanya yang sering saya dengar tidak terndengar lagi sampai terus membuat saya tersakiti sebab pasangan saya,

Entah kenpa saat malam itu saat saya sedang membuka fabebook saya, dan saat saya buka setela 15menit kemudian ada sebuah pesan yang masuk, itu memang buat saya atau bagaimana, ternyata wany yang mengirim pesan tersebut,  dia mengirimkan pesan sangat pendek, ya begitulah  pesannya pendek jadi tidak mungkin isi panjang, dia meminta no hp saya seperti hanya sekedar membuang suntuk aja mungkin bagi dia,




Saat itu ada perkataan yang pendek, ternyata keajaiban untuk tahun ini, setela dia mencapaikan keinginan saya... saat hari awalnya manis kami berjumpa dan kami berdua tertawa bersama dan sangat dekatnya kami, saat awalnya kami berjumpa, saya sangat terkejud dikarnakan ada seorang cewek yang ada disini dengan muka yang geram dengan kata-kata, wany ternyata ada mepunyai cewek istimewa ada dekatnya, tidak apa de! Saya menganggap itu hanya iklan yang lewat, dan kami berfoto sama-sama itu lah hal yang sangat termanis dalam momen sama dia dan mebuat hatiku senang,

Esokan hari nya masih sama seperti sebelumnya esokan harinya lagi dia sangat membuat saya terkesan, berjalan bareng, tawa bareng dan dia meperlakukan diriku sangat mesrah, dan kami berdua duduk bersama sampai pagi layaknya pacaran yang sangat mesrah, pernah terlintas dari pikiranku dan yang saya takutin bisa jadi gambaran kedekatan kami yang mesra yang dapat menimbulkan cinta atau itu cuman pirasat saya saja,

Saat 17 Agustus itu hari yang sangat menyenangkan bagi semua orang karna itu hari kebanggaan semua orang akan tetapi perbedaan bagi saya dan wany, hari ini mempunya banyak kisahnya, dan kami menjadi pacaran, tetapi sebelum usai saya menghirup wanginya bunga cinta tidak lama bersinar, tidak disangka ada nya musibah yang menguji soal percintaan kami,



Untung saja wina tetap nyaman di dekat kami berdua, sampai kebahagian akan menuju ke arah hubungan kami berdua, saat ini saya inigin menjadi seperti bunga – bunga di taman hati dalam dirinya, saya ini bersandar di punggungnya  di bawah pohon – pohon yang membuat sejuk dan ada terucapkan perjanjian penuh berharap agar tetap bersama dalam menjalanin hubungan cinta indah ini,

Saya berharap sekali dirinya paham dengan apa yang pernah dirinya sakiti dan di abaikan olehnya saya berharap jadi yang berarti di hatinya dan jangan buat aku menangis dalam percintaan kita ini, rawat la saya demi dirinya dan menjaga dirinya buat percintaan kita,

Kamis, 12 Januari 2017

CERITA CINTA - Mengucapkan Cinta Saat Terakhir Kali

Saya suka denganmu, meski kamu tidak menyadari itu, dan namun saya bisa sekedar mempehati kamu  dari jarak yang jauh, tapi sampai saat ini saya masih belum berani ukapkan apa yang saya rasakan sama kamu.



























Saya letakkan origami hati ke lokakarya kamu, saya menatap lengket lokakarya punya kamu.. terhirup harumnya kamu, jika saja kata hati ini terlebih colok bibirku... jelas tidak ada yang terngatung seperit saat ini kurasakan.

“huy , cara kamu makin mantap saja andri”
“apa , kamu menguji apa ngejek ini? Ringkes”
Saat dia kemari,

Saya tutup lagi lokakaryanya dan saya cari tempat agar dia tidak melihat saya, saat itu  saya melihat ada 2orang yang ingin datang ketemapat  lokakaryanya sendiri, sangat jelas saya melihat itu, andri sangat serius memperhatikan origami hati itu dan dia buka origami itu.

Dan saya mencoba pergi, dan bersenyum. Moga di mengetahui apa yang aku rasakan saat ini,
Berhubung ada tetakat kecil, saya mau mngatakan apa yang ada didalam hati saya saat ini.
Saya nenanti dan menanti sampai dia ke tempat ini, tempa saya menunggu bus. 

Saya senyum sendiri saat saya ingat ada kenangan ada di tempat ini, pas saya tersandung disini dan dia yang tolong saya dia mengulurkan tangan untuk membantu saya bangkit, waktu dia sedang beli eskrim untuk anak kecil yang sedang menangis karna balon yang di pegang terlepas dari tangannya, pastinya itu kenangan baik,.. sampai saya tidak dapat menghilakannya.




Kesini kah dia nanti ? semoga dia sesinin.
Saat itu aku sudah mempersiakan hadia buat dia yaitu coklat untuk dia,  saya lihat kotak coklat ini dan saya bisa bahagia saat melihat kotak coklat itu, kegembiraanku hilang saat tetesan dara yang keluar dari hidungku mengenai kotak coklat tersebut, saat-saat gini hidung saya keluar darah?

Saya langsung menghapus darah itu dihidungku, dan saya berusaha mengehentikan darah yang kluar dari hidungku, saat saya ingin mencari obat yang biasa saya minum di tas saya tiba-tiba penglihatan menjadi gelap, dan coklat yang saat ini yang ada di tangan itu jatuh.

Saya terus menanhan badan untuk tetap berdiri, taoi aku tidak sanggup, Vonis dokter 3bulan sebelumnya bisa membuatku senang, sungguh bertahan hidupku sampai saat ini,
Saat saya sudah tidak bisa menahan tubuhku dari belakang saya saat sudah mau terjatuh
“Hey”
Saya sangat kenal dengan harum ini, seperti harumnya andri, saya mencoba melihat arahnya keadaanku meski penglihatanku masih gelap. “gimana keadaan kamu?” dia mengambil hp saya dari kantong saya



dan dia ingin telpon ambulan, saat itu saya nyuruh tidak uda telpon ambulan dan menahan tangannya, 

“jangan”

“saat ini keadaan kamu sedang tidak baik”

“saya enggak apa-apa saya masih bisa, maaf kalau saya ketemu dengan kamu kedaan saya kayak gini”

“kamu tidak perlu berbicara seperti itu, sekarang kita pergi kerumah sakit”
Pada saat dia ingin membawaku kerumaha sakit saya ucapkan isi hati saya selama ini saya pendam,

“saya suka sama kamu dan itu isi hati saya selama ini kekamu”

Pada saat sudah terucap perkataan itu, mata saya mulai terpejam, tubuh samakin melemah dan tak berdaya dan saat itu saya merasakan adanya tes-tesan air mata yang jatuh di pipi saya. Dan saya mendengar suara andri.

“hey, bangun”

“Saat itu   memegannya dengan erat dan aku tertidur, tertidur untuk selamanya.”

*>SELESAI<*

Minggu, 06 November 2016

Cerita Cinta Sedih Patah Hati Penantian Panjang

Terpesona, ya aku begitu terpesona padanya...
melihat senyumnya, tatapan matanya, tutur katanya.....
semuanya, semua yang ada padanya membuatku terpesona,
begitu mengagumkan !!
Inikah yang dinamakan aku sedang kasmaran??
Jatuh cintakan aku pada dirinya?
Oh Tuhan........ aku tak mengerti, aku tak tahu apakah ini yang namanya cinta
Yang aku tahu... saat ini aku memujanya!

















Aku Kirana, salah seorang siswi di sebuah sekolah menengah pertama yang terkemuka di kota ku, ini adalah tahun ke-2 ku di sini, dengan kata lain sekarang aku sedang duduk di bangku kelas VIII atau kelas 2 SMP. Aku bukan siswi yang populer, aku tidak cantik, tidak kaya, tidak pintar dan bukan seorang bintang sekolah, tapi.... ini adalah KISAH ku !!

Tahun pertama ku di sekolah ini kurasakan biasa-biasa saja, tak ada cerita menarik, tak ada pengalaman yang berbeda dari biasanya dan tak ada hal-hal istimewa yang ku pelajari, semuanya berjalan sesuai alur waktu, mengalir seperti air, tak ada hambatan dan tak ada masalah. Untuk sesaat aku menikmati kebiasaan ku, karena bagi ku aku bukan orang yang istimewa, jadi tak akan ada sesuatu yang istimewa dalam hidupku...

Tapi... di tahun ke-2.... awal cerita ku,

“Anak-anak, hari ini ada murid baru yang akan masuk di kelas kita dan akan belajar bersama kalian di kelas ini mulai hari ini” ucap bu Nurma, wali kelas ku.

“Ibu harap kalian bisa menjadi teman yang baik dan saling menghargai” lanjut beliau

“iya bu guru....” riuh jawaban dari teman-teman se-kelas ku

“Dika, perkenalkan dirimu, baru setelah itu kamu mengisi bangku yang kosong sebelah sana” kata bu Nurma sambil menunjukkan bangku yang akan ditempati oleh si murid baru

“Baik bu’” angguknya pada bu Nurma dan melanjutkan “Nama ku Andika Nugraha, panggil aja Dika, aku pindahan dari Surabaya, mohon kerjasamanya”

“Ia, slamat datang Dika, semoga kamu betah disini” jawab si Haris ketua kelas ku

Itulah crita singkat awal kedatangannya, hari-hari terus berlalu, baru 1 minggu Dika di sekolah ini dia sudah menjadi buah bibir anak-anak satu sekolahan. Untuk sejenak aku tak peduli dengan apa yang mereka bicarakan, meski mereka bilang cakep, pintar, baik dan lain sebagainya tentang dia, tapi aku tetap tak peduli, untuk apa?? Toh bagi ku tetap semuanya terasa biasa saja.
****
 
Pada saat pelajaran keterampilan, kami diberi tugas kelompok untuk di kerjakan bersama kelompok masing-masing, dan ketika pembagian kelompok, nama ku dan nama Dika berada pada kelompok yang sama, aku tak kaget, toh itu biasa aja....

“Kita akan berkumpul di rumah Linda untuk mengerjakan tugas ini, gimana? Setuju gak?” Ucap sang ketua kelompok. Dan semua menyetujui

“ok, semua sepakat, kita akan mengerjakan tugas hari ini, jam 4 sore sampai selesai” lanjutnya lagi.

Hampir 3 jam kami mengerjakan tugas kelompok kami, namun belum juga selesai, waktu sudah menunjukkan jam 6 kurang 15 menit....

“Gimana kalau tugas ini kita lanjutkan besok saja? Ini sudah hampir magrib, kita harus bubar” tiba-tiba suara itu memecah keheningan kami, suaranya Dika.

Dan untuk pertama kalinya aku kaget mendengar suaranya, dan saat itu aku mulai memperhatikannya...

3 hari akhirnya tugas yang kami buat selesai, dan tiba saatnya untuk dikumpulkan dan mempresentasikannya. Aku dan Dika mendapat tugas untuk mempresentasikannya, menjelaskan apa yang kami buat dan apa kegunaannya.

Sejak saat itu Aku dan Dika semakin akrab, aku mulai merasa nyaman bersamanya, aku suka cara bicaranya, aku kagum dengan cara berpikirnya, dan aku terpesona melihat senyumannya...
****
 
Setiap pagi datang ke sekolah, orang yang pertama aku temui adalah Dika, begitupun sebaliknya Dika selalu datang menyapa ku sebelum ia ke bangku tempat duduknya. Dan kami menjadi sahabat. Sebagai sahabat, dika sangat perhatian pada ku, ia selalu mengajakku ke kantin bersama, pulang bareng, belajar bersama, bahkan ia selalu bertanya tentang tugas atau PR-PR ku, seperti hari ini...

“Ran, PR matematika mu sudah dikerjakan?” tanya Dika, karna dia tau betul kalau aku paling jarang ngerjain PR.

“udah sih Dik, tapi baru sebagian, karena aku gak tahu cara nyelesaiinnya...” jawabku polos saja

“Ya udah, nih salin aja punya ku, mumpung bel masuk belum berdering, ntar kamu kena hukuman lagi lho...” godanya sambil tersenyum dan menyodorkan buku PR-nya pada ku

Tak tunggu lama, aku langsung menyambar buku PR-nya “makasih ya Dik, kamu memang sahabatku yang super super baik, hahaha” balas ku menggodanya.

Perhatian Dika memang sangat luar biasa bagi ku, aku merasa dia lebih dari sahabat, meski aku tahu dimatanya aku hanyalah sahabat, dan akan selalu menjadi sahabat. Tapi bagi ku caranya memperhatikan ku lebih dari segalanya, bahkan orang tua ku tak pernah memberikan aku perhatian sebesar ini....

“Sibuk banget Ran, ngapain sih? Ini udah jam istrahat lho?” ucap Dika membuat ku kaget

“Oh, ini aku harus ngerjain tugas buat di kumpul selepas istrahat” jawab ku

“Mangnya masih banyak ya? Kita ke kantin dulu yuk...” ajak nya

“Maaf Dik, ne masih banyak, aku harus segera menyelesaikannya” jawab ku lagi

“Ya udah, aku ke kantin dulu ya, laperrrr, hehehe” katanya sambil nyengir

“Ia” jawab ku singkat

Beberapa menit kemudian, lagi-lagi Dika membuat ku kaget, Ia meletakkan satu botol minuman dingin dan sebungkus makanan ringan di meja ku...

“Minum dulu, kamu pasti haus, dari tadi kepanasan dalam kelas” katanya sambil tersenyum manis
Aku terpaku, aku menatapnya dalam dan sangat dalam, aku terpesona dengan kebaikannya, dengan perhatiannya....

“Kamu kenapa Ran? Kesambet ya?” tanyanya heran melihat tingkah ku yang aneh

Untuk sejenak aku tak menjawab, aku hanya tersenyum padanya dan berkata “Makasih banyak ya Dik...” hanya itu yang bisa ku katakan, seakan bibir ini tak mampu lagi mengucapkan kata-kata.

Bagi ku Dika sangat luar biasa, dia selalu membuatku kagum, dia mampu memberikan perhatian yang tak pernah aku dapatkan dari siapa pun, membuat perasaan ku berubah. Entahlah... apa yang aku rasakan, debaran ini, pesona itu... membuatku merasa berbeda, aku belum mengerti perasaan ini. Dan yang membuat aku benar-benar terhanyut saat itu, saat ia memberi ku kejutan di hari ulang tahun ku...

“Happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday Kirana, happy birthday to you....” Dika menyenyikan lagu itu dibelakang ku sambil memegang sebuah kado mungil berwarna jingga.

Saat itu masih pagi, sebelum bel masuk kelas berbunyi, tanpa aku sadari Dika berdiri dibelakangku dan menyanyikan lagu itu, untuk hari kelahiran ku.

Aku berbalik segera saat aku mendengar suaranya, aku tak mampu berkata apa-apa, aku terharu... air mata ku mengalir dengan sendirinya. Untuk sepanjang hidup ku, baru kali ini ada yang memberi ku kejutan di hari ulang tahun ku. Aku benar-benar terharu....

“Kok nangis? Slamat ulang tahun ya, semoga yang terbaik selalu bersama mu” ucapnya tersenyum sambil menyodorkan bingkisan mungil yang ada ditangannya.

Aku semakin terharu, air mata ku semakin deras mengalir.... Dan tak peduli dengan sekitar ku, aku langsung memeluk Dika...

“Ran, kamu kenapa? Ini kan hari bahagia mu, kenapa kamu menangis?” tanya nya lagi

Aku yakin, tak hanya Dika, teman-teman yang lain pun heran melihat kejadian ini, tapi jujur saja, aku tak bisa menahan air mata ini, aku sangat terharu dan senang dengan apa yang terjadi saat ini.

“Aku terharu Dik, karna aku sangat-sangat bahagia untuk semua ini” kata ku sambil menatap dalam matanya

“Selama ini, jangankan untuk memberi kejutan, mengingat hari ulang tahun ku saja tak ada, tak satu pun peduli” lanjut ku dengan deraian air mata

“Ya sudahlah, jangan nangis, hapus air matamu dan buka lah kado dari ku” kata Dika sambil mengusap air mata ku dengan ibu jarinya

“ini air mata bahagia Dik” kata ku sambil tersenyum

“Aku tahu kok” jawabnya dengan senyuman

Aku membuka hadiah mungil yang diberikan oleh Dika, aku senang, isinya sebuah jam tangan berwarna pink dengan gambar Hello kitty kesukaan ku

“Makasih banyak ya Dik, ini sangat istimewa” kata ku memperlihatkan kado yang ia berikan

“Sama-sama Ran, ini aku berikan biar kamu tidak terlambat lagi ke sekolah, hehee” katanya sambil tertawa kecil
****

Hari-hari terus berganti, bulan pun berlalu, hingga waktu terasa berjalan begitu cepat. Dika kini menjadi bintang di sekolah, dia pun semakin populer, dengan keramahan dan kecerdasannya. Jangan kan murid-murid, guru-guru pun senang kepadanya. 

Semakin banyak yang mengaguminya dan semakin banyak pula cewek-cewek yang mendekatinya. Ya... aku akui kalau dia memang pintar, cerdas dan baik hati, tak heran jika dia menjadi begitu populer, ditambah lagi dengan wajah yang tampan dan senyuman yang begitu menawan....

Semakin sering bertemu, semakin lama bersama, semakin aku tak mengeti dengan perasaan hati ku ini, aku tak tahu, kenapa akhir-akhir ini ada perasaan berbeda yang berkecamuk dalam hati ku, ada sesuatu yang tak bisa ku jelaskan, ada getaran aneh yang mengaliri seluruh tubuhku saat ku berada di dekatnya, ketika aku melihat senyumnya aku terpesona!! Dan ini tidak seperti biasanya...

“Aku menyukainya lebih dari sahabat, ya! Aku mencintainya” guman ku

“Tapi bolehkah aku mencintainya? Mungkinkan ia merasakan hal yang sama?” pikiranku kembali mengganggu ku

“Aku mencintainya dan aku ingin menyatakannya” pikir ku

“tapi bagaimana kalau dia menolakku? Atau dia menertawakan ku? Atau bahkan persahabatan ini jadi kacau gara-gara perasaan ku?” ahh... ini benar-benar mengganggu ku.

Belum juga sempat aku berfikir untuk mengungkapkan perasaan hati ku, aku sudah mendengar gosip-gosip bahwa Dika kini pacaran dengan Murni gadis yang dikenal paling cantik disekolahan...

“Boommmm” hancur lebur hati ku bagaikan terkena gempa ribuan skala rihter.

“aku kecewa, aku sakitttt....” tangis ku dalam hati, aku patah hati sendiri, tapi aku tetap mencintainya

Waktu terus berlalu, tahun pun berganti, kini aku dan dika semakin jarang ngobrol, jarang bertemu, meski kami berada dalam satu kelas, namun terasa jauh.... karena kini ia telah melabuhkan hatinya dan banyak menghabiskan waktunya bersama gadis yang menjadi kekasihnya.

Waktu untuk ku? Tak ada lagi, tiap hari Cuma sebatas “say Hallo” atau hanya sebuah senyuman saat kami berpapasan. Aku sedihhhhh...... dan ini tidak biasa.

“Dika dan Murni, pasangan yang serasi, lalu aku...??? Aku bagaimana?” guman ku

“Hati ini telah terpesona, hati ini telah penuh oleh dirimu, tapi kamu tak mengerti” tangis ku sendiri...

“Perih hati ini, hancur perasaan ini, dia memang lebih segalanya dari ku, dia memang lebih pantas bersama dengan mu, tapi hati ku tak bisa menerimanya” ocehanku sendiri, hanya bisa meratapi kelemahan ku, tak ada yang istimewa, aku hanya gadis biasa...

Aku larut dalam kesedihan panjang, aku kembali seperti biasa sebelum bertemu dika, meski perih menyayat hati, aku sadar aku hanya biasa, tapi cinta ku... Luar biasa.

Sampai akhirnya Dika kembali ke kotanya... pergi dan tak kembali lagi, membawa sedih ku, membawa duka ku dan juga membawa hati ku. Meski kamu tak pernah tau aku mencintaimu, tapi hati ku telah pergi bersama mu...

“Kini kau pergi semakin jauh, sekali lagi aku patah hati tanpa kau tahu” tangis ku lirih

“Kepergian mu menambah luka ku, membawa hati ku, dan lagi-lagi kau tak tahu, hiks hiks...” masih menangis ku dalam kesendirian, tanpa ada yang tahu... hati ku terluka, hati ku tlah pergi, namun aku selalu mencintainya.

Aku tetap mencintaimu Dika, sampai kini... belasan tahun tlah berlalu, tapi hati ku tetap memilih mu. Aku telah tenggelam dalam lautan cintaku untuk mu dan penantian panjang ini.... hanya untuk mu!!

Sabtu, 05 November 2016

CERITA- Kisah nyata Cerita tentang Cinta sejati yang berakhir sedih

Ă€dit begitulah nama anak remaja yang bernama lengkap Aditya saputra ini, sudah 4 tahun dia menjalani hubungan bersama kekasih nya putri {putrie pabella}..
Hubungan yang begitu romantiss, harmonis, damai ,tentram , penuh ketulusan dan senyum kebahagiaan diantara mereka.. mereka masih pelajar di salah satu universitas tarnama di pulau BATAM, di kampusnya, adit dikenal sebagai anak laki-laki yang periang dan penuh keusilan terhadap teman teman nya.. dibalik semua keusilannya sifat adit jauh berbeda terhadap putri kekasih nya itu. Adit begitu sopan dan penuh kesabaran menghadapi keegoisan kekasih nya,, karna adit begitu tulus mencintai kekasihnya itu..
















baginya tidak ada seorang wanita manapun yang sanggup membuat dia tersenyum  dalam menjalani kehidupan ini”

setiap hari adit selalu menunggu putri di depan pintu gerbang kampus untuk mengantarkannya pulang.. sampai pada hari itu adit mendapat tugas menjadi panitia ospek di kmpus..Waktu itu sekitar jam 14.45 wib, adit dengan maksud mau minta ma’af, menelfon kekasih nya putri…….

Putri      : dengan lembut menjawab telfon dari adit.!! Hallo dit…..!!
Adit    : halo jg cynk.. maaf ea yank tadi aq dapat tugas dari pak ronal menjadi kakak pembimbing ospek di kampus q… jdi gk sempat jemput kamu.. gak papa kan,,??
Putri     : iya gak papa kok yank. (dengn jawaban sedikit kecewa )
Adit    : terus tadi kamu plg sama siapa ???
Putri     : sendirian aja kok yank!!
Adit    :  tadi sewaktu aq dijalan pulang aku liat cewek boncengan dengan cowok pake motor. N mereka mesra banget.. Itu kamu atau cuma perasaan aq aja yah??? Tanya adit krna bingung.
Putri      : knp kamu gk percaya gitu sih am q???  kan dah ku bilang aq plg gk sama siapa2, dan plg kuliah tdi aq gk ada keluyuran kok….. (menjawab dengan nada tinggi)
Adit     :syukurlah kalo ternyata begitu.( jawab  adit dgn hati yg masih penuh tanda Tanya {?}
Putri      :dengar ya aq tu paling gk suka dituduh2 yg enggak2..  apalagi ma kamu.
Adit    : koq kamu udh mulai kasar gini ma aq yank.? Klo bkn  kamu ya udah sih, Aku kan cm tanya baik2 ma km? Knp jwaban nya harus kek gitu.. aq ini cwo km. Bkn TKI loh yank.. jawab adit karna mau ngibur kekasih nya itu..
Putri      : terserah kamu aja. Gak penting.. tutt.,, tutt,, tuutt
telvon pun terputus begitu saja.

°^°^°^°^°^°^°^°°°^°^°^°^°^°^°^°^°^°^°^°^°^°^

Putri yg begitu perhatian.. tiba2 brubah smenjak itu. Putri jadi cuex dan terkesan gk peduli lagi ma hubungan mereka.
(Jelas saja putri brubah, Krna dia telah menemukan cwok yg mempunyai  materi lebih dri pada adit. )
Sampai2 putri pun telah lupa dengan hubungan mereka.  Hingga pada tnggal 16 januari, hari itu adalah hari yg d tnggu adit karna kekasih nya berulang tahun pada hari itu.
Adit bermaksud ingin memberi kejutan pada pitri,
Adit pun datng ke rumah putri tanpa memberi tau nya terlebih dahulu, sampai di rumah putri, dari kejauahan tampak seorang pemuda tampan sedang bercanda mesra dgn kekasih nya itu. “ah. Aq gk mau ada salah paham, plingan itu sepupu nya putri (tegas adit dlm hati ny) adit dngn perasaaan bahagia dan dengan bermodalkan senyuman itu datang  menghampiri pintu depan rmh putri.

Adit            : assalamua’alaikum put,,,
Putri            : walaikumsalam…….. mau ngapain kamu kesini..?
cwok itu       : siapa dia put..?
Putri            : oh .. kenalin dia temen putri.. dit kenalin ini cwo baru ku..?
Adit            : tiba2 tubuh nya menjadi kaku lemah tak berdaya mendengar ucapan kekasih nya itu, bagai mana tidak diri nya yg masih menyandang status pacar putri tiba2 harus mendengar dan menyaksikan lansung kenyataan pahit dari kekasihnya sendiri, serentak adit pun menghembus napas panjang sambil mengucapkan “aq kesini cman mau ucapin slamat ulang tahun buat kamu put.. dan q sudah nyiapkan kejutan spesial,,, tp nanti disaat yg tepat baru kamu buka yah. Jangan sekarng..
Putri              : udahlah, gak usah sok perhatian ma aku… aku gak butuh perhatian kamu kok..!!
Cwo itu       : emg nya kamu siapa.? Pake ngatur2 dia segala.. aq ajj cwo nya gk pernah ngatur2 si putri.
Adit            : (dengan tampang kecewa) aku cuma teman biasa nya koq bang..ya sudah kalo begitu aku pulang yah put.. moga bahagia..

°^°^°^°^°^°^°^°^°^°^°

Hari pun berganti, gk terasa udah dua bulan berlalu.
Adit anak yg periang dan usil itu pun brubah drastis menjadi pendiam, dua minggu kemudian adit tidak muncul di kampus dan rumah nya pun terlihat sepi, Ternyata adit sudah 2 minggu dirawat di rumah sakit. Dalam setengah kesadarannya adit selalu memanggil nama putri.. putri… dan putri..(kekasihnya) hingga pada akhir nya orang tua adit bercerita kpd sohib nya yang bernama dinal tentang nama putri yg slalu dipanggil2 nya..

ayah    : nal, kamu tau tidak tentang nama putri yg slalu dipanggil adit.?? Tanya ayah kpd dinal.
dinal    : iya yah, aku tau tentang nama itu.. nanti aku coba telvon dia dan minta dia untuk kesini.
ayah    : baiklah nal, terimakasih.”

dinal adalah teman karib adit, apa pun dilakukannya demi kebahagiaan teman nya itu, adit sering curhat tentang putri,, dan dia memang takut kehilang putri..
” seraya ayah nya pun masuk ke ruangan tempat adit di rawat, terihat suasana haru disana dengan ibu dan ka2k cewe nya yg sedikit demi sedikit menjatuhkan butiran air mata ke lantai melihat adit lemah tak berdaya..

°^°^°^°^°

Siang itu juga dinal menelvon putri.

dinal   : halo put,,, kamu bisa ke rs gk put?? kalo perlu aku jemput kamu sekarang juga put..??
Putri     : duh nal. Aku kan ada les tambahan, emang siapa yang sakit.?. Tanya putri dengan bingung.
dinal  : kamu gak tau yah kalo adit udah 2 minggu di rawat di rumah sakit..
Putri    : serius lah kamu nal..!! tuh kan dari tadi pagi aku memang ada perasaan yang gk enak ma dia..
dinal  : aq serius put.. dua hari ini dia slalu menyebut nama kamu, cepat lah kamu kesini put..
Putri    : iya nal aku ke rs sekarang,,,,

dengan tampang ketakutan dia menuju rs sambil berdoa untuk adit yg melemah.
Putri pun berlari menuju kamar adit yg sudah tampak ayah dan keluarga besar adit beserta dinal du2k di luar menanti kedatangaannya..

Putri   : assalamuailaikum..
Adit : adit pun tersadar karna mendengar suara putri. wa’alaikumsalam,,,  kamu tau darimana aku disini put?
Putri   : dinal yg kasi kabar ma aku.. kamu sakit apa dit?? Kenapa km masuk rs gak bilang2 sama aku..
Adit  : ini cm penyakit  biasa kok put.. aku gk bilang krna aq gk mau ganggu kbahagiaan mu ..
Putri   : gak ko dit..km gak akan buat aku terganggu.. sambil memegang tangan adit  dengan erat.
Adit : aku cuman ingin kamu tau ,, kalo aku sangat mencintai mu.. bahkan aku relakan hati ku demi

kebahagian cinta mu.. “AKU MENCINTAIMU PUTRI” bahkan nanti, setelah aku pergi aku akan tetap mencintaimu. ( terang adit dengan suara yg begitu pelan )
Putri   : maaf kan aku ya dit?? Aku telah menghianati cinta kita, Aku khilaf dit.. ternyata cwo itu cuman berniat menyakiti aku,, menghancurkan hubungan kita,, selama ini aku tidak sadar kalo aku sudah punya kamu yg begitu tulus mencintai ku..

Adit ; aku  sudah memaafkan km kok put, aku cm ingin kamu tau kalo aku sangat menyayangi mu.. lalu adit pun menggam tangan putri begitu erat.
“ayah.. ibu .. kakak … panggil adit .. lalu mereka perlahan medekati adit..
iya sayang… jawab ibu nya,,
“hari ini adalah hari yg paling bahagia untuk ku.. karna aku bisa berkumpul dengan kalian orang yg sangat aku cintai..  dan jika nanti aku pergi jangan ada alasan untuk menangisi kepergian ku..

Putri    : kamu jngan ngomong gitu dit?? Kenapa ucapanmu aneh begitu??
Adit  : kurasa sudah sa’at nya kmu buka kado yg aku kasih buat km waktu itu.
Putri    : iya nanti pasti aku buka..
Adit     : aq sayang km put,, aq sayang ibu, ayah, kakak dan kamu nal.
Putri    : ea.. kami jg sangat menyayangi mu..
Adit  : tuhan terimakasih engkau telah mengabulkan do’a ku..
lalu perlahan mata nya mulai menutupi dunia sambil berkata.
” sampai kapan pun sayang ku kan slalu ada di hati mu. Karna nama ku terukir indah di hati mu yg terdalam“
Adit pun menghembuskan nafas terakhir nya sambil tersenyum.

Serentak  keluarga besar mulai bergelinangan air mata menyaksikan kepergian adit..
Putri : jangan tinggalkan aku dit.. bangun dit… bangun dong dit……. Aditttttttt……………
“ teriak putri sambil memeluk tubuh orang yg begitu dicintainya.
Ibu adit pun memeluk putri yg saat itu menangis histeris..
sudah lah nak,, adit sudah mendahului kita semua, kita do’a kan yg tebaik untuk nya..
sebenarnya adit mengidap penyakit kangker stadium akhir, doketer bilang seharusnya dia dapat bertahan 4 bulan lagi,

Tapi mendadak adit minta dipindah kan keruangan yang biasa saja, katanya ingin menghabiskan waktunya bersama orang orang yang dicintainya..   semoga adit di terima dengan layak di sisi tuhan nak.. tutur ibu sambil menangis tersedu sedu..
amiinn ya allah ya tuhann ku. {jawab keluarga besar adit yg betada di situ}

Tampak disana suasana haru menyrlimuti ruang rawat adit, begitu sulit melepas kepergiannya, begitu indah kenangan saat dia masih di sini.
sampai saat dimandikan dan saat adit dimakamkan dia slalu tersenyum menatap dunia..
Turut hadir keluarga besar putri kekasih nya menghadiri pemakaman adit. {suasana sedih pun tak terelakkan lagi }
°^°^°^°^°^°^
Satu mingggu kemudian setelah pemakaman adit, putri yg masih belum kuat untuk membuka kado itu akhir nya memberanikan diri untuk membuka nya, Ternyata kado itu sebuah cincin yg sangat diinginkan putri waktu jln di suatu mall bersama adit, serta sepucuk surat yg di tulis adit.
To : my love.

“TUHAN.. terimaksi enggkau telah memberikan bidadari yg begitu cantik untuk ku..
Terimakasi engkau telah mengajarkan arti cinta sejati kepada ku hingga saat nya nanti, sa’at engkau berkehendak lain..

Aku tidak akan meminta engkau menyembuh penyakitku, aku cuma ingin semua orang yg aku cintai hadirr dalam pelukanku.. kurasa semua itu sudah cukup.
Put,, belajar lah untuk selalu tersenyum kpd siapa pun put.. walau engkau begitu membencinya,karna senyum adalah awal dari kebahagian mu..
Walau raga ku terpisah dengan arwah ku.. namun cinta kukan tetap abadi untuk mu.
™putri aku mencintaimu™

Lalu putri pun  duduk  dilantai kamarnya sambil menangis berjam jam dengan penyesalan yg ia lakukan..makasih dit.. aku akan blajar tersenyum untuk mu dan org yg q cintai, dulu km yg slalu membuat qu tersenyum,begitu indah kenangan bersama mu,begitu sulit untuk ku menemukan pengganti mu,, namun kini ku kan slalu membuat mu tersenyum di alam sana, aku mencintaimu adit.. SELAMANYA.

THE END.

CERITA- Kisah Cinta Tak Berujung

Pandanganku semakin kabur, teringat pesannya untuk menjaga kesehatanku. tibaa-tiba aku ambruk dan dari arah belakang telah sigap orang yang menolongku kemarin juga. "kamu??" ucapku,"lepaskan"...
"makanya mbak kalau jalan hati-hati" jawabnya sembari mengulurkan tangan "joko!!!" lanjutnya.
"masa bodoh" aku menjawab sambil ngeloyor pergi.
dari hari itu, keadaanku semakin tak karuan. kata dokter, umurku sudah tdak lama.

















Siang ini, kata guru-guru ada murid baru, pindahan dari magetan. nmanya joko supandi, tiba-tiba aku teringat kembali dengan sosok lelaki yang sudah dua kali menolonku kemarin, "pagi anak-anak" suara bu putri tiba-tiba mengagetkanku."pagi bu" ucap anak-anak serempak. "hari ini kita kedatangan murid baru" lanjutnya" slahkan masuk nak, dan perkenalkan dirimu"

baik bu, nama saya joko supandi, pindahan dari magetan  ucap nya
sejenak aku tak ngerti ini mimpi atau kenyataan. yak benar, laki-laki bernama joko supandi itu adalah seorang lelaki yang telah menolongku kemarin. "alah mungkin hanya kebetulan saja" pikirku

Suatu hari, sepulang sekolah aku sibuk mencari handphone ku yang hilang, sudah kucari mulai dari loker, kamar mandi, dan kantin sekolah. tapi tetap tidak ada, akhirnya aku memasuki ruang perpustakaan. sejenak aku duduk, tapi tiba-tiba aku mendengar suatu dering yang sudah tak asing bagiku. aku mencarinya dan akhirnya ketemu. kuangkat telefon itu "hallo"..."hallo yuni"ucap suara di sebrang

trimakasih ya, telah menemukan handphone ku  ucapku, tapi tiba-tiba telefon ku dimatikan.
aku menoba mengecek isi handphone ku, "astaga" seruku, semua kontak dalam hendphone ku hilang,tiba-tiba satu sebuah pesan masuk "ma'af ya. 

aku yang menghapus semua kontak itu", aku penasaran, ku telefon kembali nomer itu, sial, sudah tidak aktif. sampai dirumah ayah dan ibu sudah menungguku untuk makan malam. memang aku pulang agak malam, kaena harus pergi ketoko buku sebentar.

Paginya adalah hari minggu, dia lelak misterius kembali menelfonku, kami ngobrol panjang lebar. sampai akhirnya aku tak sadar bahwa jam telah menunjukkan pukul 23.00,
'yuni, cepat tidur" teriak ibuku"iya bu", aku bergegas mematikan lampu dan masuk kedalam selimut. ternyata dia adalah anak sekelasku, aku bingung. 

akhirya pagi datang. dia kembal menelfonku, saat aku memandang keluar, dilangit tampak sebuah awn yang cantik berbentuk hati."heh kau, tengoklah keluar, kau ambl lah gambar awan hati itu, untuk kenang-kenangan." ucapku"yasudah, ayok mandi" lanjutku

Selesai aku mandi ternyata ada pesan baru darinya, "aku tunggu di kolam renang sekolah jam 7 pagi. tidk bole telat" aku berjingkrak kesenangan.

Aku mulai memasuki areal kolam renan, tapi taak ada siapapun disana. saat aku memandang luas tiba-tiba aku dikejutkan oleh suara langkah kaki. "joko" ucapku lirh.
"ya ini aku yun, kamu terlihat cantik pagi ini" katanya.


Aku tidak percaya ini. aku berlari keluar. dari hari itu hubunganku dengan joko semakn dekat, sampa pada suatu hari, aku diajak bolos olehnya dan pergi kerumahnya. disana tak ada sapa-siapa. aku diajaknya masuk kamar. kemudian dia keluar kembali, 

aku duduk di tempat tidurnya yang lemayan empuk. tidak beberapa lama dia msuk kembali membawa dua botol minuman. dia duduk disampingku "hanya ada ini" katanya, aku hanya mengangguk pelan. perlhan kudengr desah nafasnya. dia memandangiku, 

semakin dekat, semakin dekat. dan akhirnya.. lama kami bercumbu dalam cinta bukan nafsu, tiba-tiba aku terbangun, dan tentunya tetap mengenakan pakaian. karena kami tidak melakukan hubungan layakya suami dan istri, just kissing kok. saat aku akan pergi. tiba tiba dia berucp 

"hati-hati ya nitta", betapa remuk hatiku, karena yang di sebut bukan diriku melainkan perempuan lain, aku berlari. sampai aku d ujung jalan di mengirimi ku pesan "ma;af tdk bsa mengantar. aku ketduran". aku menyakan "siapa nitta?" tapi tdak jadi kukirimkan, kemudian aku mebalasnya. "apa aku dapat mempercayaimu"

Dengan singkat dia membalas "tentu", mulai hari itu aku menjauh darinya dan memutuskan untuk pindah sekolah, agar aku dapat melupakannya. baru kusadari jika cintaku ini tak berujung.